Dilihat: 0 Penulis: patrick Waktu Publikasi: 17-07-2025 Asal: Lokasi
Penasaran siapa yang memimpin pasar kasmir global? Tidak perlu mencari lagi! Tiongkok, dengan kemampuan produksi dan ekspornya yang luas, merupakan eksportir kasmir terbesar. Dari padang rumput yang dingin di Mongolia Dalam hingga toko-toko mewah di seluruh dunia, kasmir Tiongkok telah menjadi ciri khasnya. Temukan bagaimana teknologi canggih Tiongkok, operasi skala besar, dan komitmen terhadap kualitas menjadikannya yang terdepan. Pelajari lebih lanjut tentang pemain kunci, tren pasar, dan apa yang membuat kasmir Tiongkok begitu dicari. Mari kita jelajahi bersama!
Tiongkok menyandang predikat eksportir kasmir terbesar di dunia. Negara ini memproduksi lebih dari separuh pasokan global, dan sebagian besar kasmir berasal dari Mongolia Dalam. Perusahaan Tiongkok mengolah kasmir mentah menjadi produk berkualitas tinggi dan mengirimkannya ke banyak negara. Industri di Tiongkok mendapat manfaat dari teknologi canggih dan operasi skala besar. Hal ini memungkinkan eksportir Tiongkok untuk memenuhi tingginya permintaan kasmir di pasar internasional.
Perusahaan kasmir Tiongkok mengirimkan produknya ke banyak daerah maju. Tabel berikut menunjukkan beberapa eksportir terkemuka dan tujuan utamanya:
Perusahaan Eksportir |
Tujuan Ekspor Utama |
|---|---|
Hohhot XueQi Produk Kasmir Co., Ltd. |
Amerika Serikat, Eropa, Australia, kawasan maju lainnya |
Hohhot Harmony Perindustrian dan Perdagangan Co., Ltd. (Kasmir Tanah Utara) |
Inggris, Eropa, Jepang, Korea, Amerika Utara |
Saihan Anda Produk Kasmir Co., Ltd. |
Eropa, Amerika Serikat, Korea Selatan, Jepang, Australia |
Produk Tekstil Lapangan Mongolia Dalam Co., Ltd. |
AS, Kanada, Australia, Asia Timur, Amerika Selatan |
Posisi kuat Tiongkok sebagai eksportir terbesar berasal dari kemampuannya memasok kasmir mentah dan kasmir jadi ke pasar-pasar tersebut. Pabrik-pabrik di dalam negeri dapat mengolah serat dalam jumlah besar dengan cepat dan efisien. Banyak pembeli di seluruh dunia mempercayai kasmir Tiongkok karena kualitas dan konsistensinya.

Mongolia berdiri sebagai pengekspor kasmir terbesar kedua. Negara ini memproduksi sekitar 9.500 ton kasmir mentah setiap tahunnya. Jumlah ini mencakup hampir 40% pasokan dunia. Industri kasmir Mongolia telah berkembang seiring berjalannya waktu nilai ekspor mencapai puncaknya sekitar 247,9 juta USD pada bulan Oktober 2018 . Nilai ekspor bulanan sering kali berkisar 31,8 juta USD, namun dapat berubah dari tahun ke tahun.
Mongolia dan Tiongkok bersama-sama menguasai sekitar 93% pasar kasmir mentah dunia. Perusahaan Mongolia, seperti Gobi JSC, memiliki posisi yang kuat baik di pasar domestik maupun global. Gobi JSC sendiri menguasai 71% pasar Mongolia untuk produk kasmir jadi. Banyak ahli mengenali Mongolia karena beragam warna serat alami dan kualitasnya yang bagus. Meskipun negara-negara lain seperti Iran dan Afghanistan juga mengekspor kasmir, pangsa pasar mereka masih jauh lebih kecil dibandingkan Tiongkok dan Mongolia.
Fakta penting tentang Mongolia dan eksportir lainnya:
Mongolia memasok hingga 40% kasmir global.
Kasmir Mongolia terkenal karena kelembutan dan variasi warnanya.
Eksportir lain, seperti Iran dan Afghanistan, memainkan peran yang lebih kecil di pasar global.
Tiongkok dan Mongolia memimpin dunia sebagai eksportir kasmir terbesar. Upaya gabungan mereka membentuk industri kasmir global dan menetapkan standar kualitas dan pasokan.
Negara-negara di dunia mengekspor kasmir dalam jumlah yang berbeda-beda. Tiongkok memimpin peringkat dengan jumlah pengiriman ekspor terbanyak. Italia, Vietnam, Turki, dan India juga memainkan peran penting di pasar global. Tabel berikut menunjukkan lima negara teratas berdasarkan jumlah pengiriman ekspor kasmir pada tahun terakhir:
Pangkat |
Negara |
Ekspor Jumlah Pengiriman |
|---|---|---|
1 |
Cina |
26.376 |
2 |
Italia |
14.343 |
3 |
Vietnam |
4.394 |
4 |
Turki |
3.966 |
5 |
India |
1.582 |

Tiongkok menonjol sebagai eksportir terbesar, mengirimkan lebih dari 26.000 pengiriman. Italia menyusul dengan lebih dari 14.000 pengiriman. Vietnam, Turki, dan India masing-masing juga menyumbang ribuan pengiriman. Negara-negara ini membantu memasok kasmir ke pasar di seluruh dunia.
Tiongkok memproduksi hampir 70% kasmir dunia. Mongolia Dalam sendiri menyumbang sekitar 40% dari hasil pengolahan global. Mongolia adalah negara berikutnya yang menyediakan lebih dari 20% pasokan dunia. Sektor kasmir Mongolia menghidupi sekitar 30% penduduknya dan menyumbang 13% PDB nasional. Iran dan Afghanistan memproduksi dalam jumlah yang lebih kecil dan tidak sebanding dengan volume ekspor Tiongkok atau Mongolia.
Negara |
Kontribusi Produksi Kasmir |
Volume/Signifikansi Ekspor |
|---|---|---|
Cina |
Produsen terbesar; Mongolia Dalam sendiri memproduksi 6.606,8 ton pada tahun 2018, yang menyumbang 70% sumber daya Tiongkok dan 40% hasil pemrosesan global |
|
Mongolia |
Lebih dari 20% (sekitar 3000 juta ton) |
Kasmir adalah ekspor terbesar kedua Mongolia berdasarkan volume perdagangan; sektor ini mempekerjakan ~30% populasi dan menyumbang ~13% PDB |
Iran |
Jumlah yang diproduksi lebih kecil |
Tidak ada data volume ekspor eksplisit yang tersedia |
Afganistan |
Jumlah yang diproduksi lebih sedikit |
Tidak ada data volume ekspor eksplisit yang tersedia |
Tiongkok dan Mongolia bersama-sama mengendalikan sebagian besar ekspor kasmir dunia. Posisi kuat mereka membentuk pasar dan menetapkan standar kualitas dan pasokan.
Tiongkok memimpin dunia dalam produksi kasmir karena populasi kambingnya yang sangat besar. Para peternak di Tiongkok memelihara lebih banyak kambing kasmir dibandingkan di negara lain. Tabel berikut menunjukkan perkiraan jumlah kambing kasmir di berbagai daerah:
Wilayah |
Perkiraan Populasi Kambing Kasmir |
Tahun |
|---|---|---|
Cina (total kambing) |
1994 |
|
Mongolia Dalam (Tiongkok) |
2,3 juta |
1994 |
Dataran Tinggi & Lembah Tibet (Cina) |
>7 juta |
1994 |
Mongolia (persentase ternak) |
60% dari seluruh ternak (jumlah pastinya tidak disebutkan) |
Terkini |
Mongolia (produksi kasmir) |
>7.000 ton |
2015 |
Jumlah kambing yang banyak di Tiongkok memungkinkan Tiongkok memproduksi lebih banyak kasmir mentah dibandingkan negara lain. Mongolia Dalam dan Dataran Tinggi Tibet adalah wilayah utama untuk penggembalaan kambing. Mongolia telah meningkatkan populasi kambingnya selama bertahun-tahun, namun Tiongkok tetap menjadi eksportir terbesar karena skalanya.

Tiongkok memasok sekitar setengah kasmir mentah dunia. Hal ini menjadikannya pemasok bahan baku utama. Namun, dalam hal pengolahan, negara-negara seperti Italia dan Inggris memiliki fasilitas yang lebih maju. Mereka memimpin dalam mengubah kasmir mentah menjadi produk jadi. Meski begitu, Tiongkok telah membuat kemajuan besar dalam metode pengolahannya sendiri. Pabrik-pabrik di Tiongkok menggunakan mesin baru dan teknik yang lebih baik untuk membersihkan, menyortir, dan memintal serat kasmir. Langkah-langkah ini membantu meningkatkan kualitas dan jumlah kasmir yang dapat diekspor Tiongkok. Pabrik-pabrik di Tiongkok menggunakan mesin-mesin canggih untuk carding, spinning, dan tenun. Mereka juga menguji kelembutan dan kekuatan serat. Peningkatan ini membantu Tiongkok mempertahankan posisinya sebagai eksportir terbesar.
Kawasan Asia-Pasifik, termasuk Tiongkok, terkenal sebagai penghasil kasmir berkualitas tinggi. Perusahaan Tiongkok memadukan keterampilan tradisional dengan teknologi modern. Kombinasi ini membantu mereka membuat produk kasmir yang lembut, kuat, dan indah. Merek seperti Erdos telah mendapatkan pengakuan internasional karena menggunakan kasmir Mongolia Dalam dan memenuhi standar kemewahan global. Tabel di bawah ini menunjukkan beberapa perusahaan bersertifikat dan standar kualitasnya:
Nama Perusahaan (Tiongkok) |
Sertifikasi/Rincian Standar |
Parameter Kualitas Serat |
|---|---|---|
Hebei Yuhong Kasmir Produk Co Ltd |
Standar Kasmir yang Baik® |
Kehalusan: 13,5-16,2 mikron; Panjang: 28-44mm |
Produk Tekstil Lapangan Mongolia Dalam Co., Ltd. |
Standar Kasmir yang Baik® |
Kehalusan: 15,8-16 mikron; Panjang: 22-36 mm |
Huzhou Kekexilil Cashmere Co.Ltd |
Standar Kasmir yang Baik® |
Kehalusan: 15,5-16,5 mikron; Panjang: 30-38 mm |
Kasmir Tiongkok memiliki reputasi yang baik, tetapi produk palsu terkadang muncul di pasaran. Ini dapat merusak citra kasmir asli Tiongkok. Meski begitu, sebagian besar pembeli memercayai kasmir Tiongkok karena kualitas dan nilainya.
Produksi kasmir dimulai dari kambing. Petani mengumpulkan kasmir selama musim ganti kulit di musim semi. Kebanyakan memilih menyisir dengan lembut untuk menghilangkan serat lapisan bawah yang lembut. Cara ini menjaga kesehatan kambing dan menghasilkan serat dengan kualitas terbaik. Beberapa petani menggunakan pencukuran, namun penyisiran lebih umum dilakukan pada kasmir bermutu tinggi.
Perjalanan dari kambing menuju serat melibatkan beberapa langkah:
Menyisir atau Mencukur : Petani mengumpulkan lapisan bawah yang halus dengan cara menyisir atau mencukur bulu kambing.
Sortasi dan Grading : Pekerja memilah serat mentah berdasarkan warna, panjang, dan kebersihan. Mereka menilai serat berdasarkan diameter dan panjang stapel.
Pembersihan dan Pencucian : Serat yang telah disortir dicuci untuk menghilangkan kotoran, lemak, dan sisa tanaman. Serat bersih dikeringkan dalam kondisi terkendali.
Dehairing : Mesin menghilangkan bulu pelindung yang kasar, hanya menyisakan kasmir yang lembut.
Persiapan Pemintalan : Serat murni kini siap untuk dipintal menjadi benang.
Setelah pengumpulan dan pembersihan, kasmir dipindahkan ke pemrosesan dan penilaian. Pabrik menggunakan mesin carding untuk menyelaraskan serat. Langkah ini menciptakan jaring yang berkesinambungan, yang meningkatkan kualitas benang. Mesin pemintal memelintir serat menjadi benang yang kuat dan halus. Beberapa produsen mewarnai serat atau benang menggunakan pewarna ramah lingkungan agar warnanya konsisten.
Penilaian memainkan peran penting dalam proses tersebut. Pekerja menguji serat untuk kehalusan, panjang, dan warna. Kasmir terbaik memiliki diameter 13,5 hingga 16,5 mikron dan panjang 28 hingga 44 milimeter. Pabrik memeriksa kekuatan dan kelembutannya sebelum menenun atau merajut benang menjadi pakaian.
Kriteria Penilaian |
Keterangan |
|---|---|
Kehalusan |
13,5–16,5 mikron |
Panjang |
28–44 milimeter |
Warna |
Putih, krem, coklat, abu-abu |
Kontrol kualitas memastikan bahwa hanya kasmir terbaik yang sampai ke pasar. Proses yang cermat ini membantu menjaga reputasi kasmir sebagai serat mewah.
Dominasi Tiongkok dalam ekspor kasmir membentuk pasar global. Negara ini mengendalikan lebih dari 80% produksi kasmir mentah. Kontrol ini memungkinkan Tiongkok menentukan laju harga global. Ketika Tiongkok memberlakukan pembatasan ekspor, ketersediaan kasmir mentah menurun. Pasokan yang terbatas ini, ditambah dengan tingginya permintaan akan kasmir mewah, sering kali menyebabkan fluktuasi harga dan biaya yang lebih tinggi di seluruh dunia. Ketegangan geopolitik yang melibatkan Tiongkok juga dapat menyebabkan kekurangan serat dan ketidakstabilan ekspor, yang selanjutnya mempengaruhi harga global.
Industri kasmir memainkan peran penting dalam perekonomian Tiongkok. Ini mendukung jutaan penggembala, pekerja, dan pengrajin, terutama di daerah pedesaan seperti Mongolia Dalam. Industri ini membantu mendorong pembangunan regional dan memberikan pendapatan tetap bagi keluarga di komunitas pastoral terpencil. Pemerintah Mongolia Dalam menyadari pentingnya kasmir dan telah membuat rencana untuk mendukung pertumbuhannya. Industri ini tidak hanya meningkatkan perekonomian lokal tetapi juga memperkuat posisi Tiongkok di pasar serat internasional. Perdagangan kasmir menghubungkan produsen pedesaan di Tiongkok dengan pasar barang mewah di Eropa, Amerika Utara, dan Asia Pasifik.
Industri kasmir global menghadapi beberapa tantangan:
Setiap kambing hanya menghasilkan 150–200 gram kasmir yang dapat digunakan per tahun, sehingga membatasi pasokan.
Pemanenan merupakan proses padat karya dan membutuhkan pekerja terampil.
Penggembalaan berlebihan di Tiongkok dan Mongolia menyebabkan degradasi lahan dan penggurunan.
Perubahan pola cuaca mempengaruhi kesehatan kambing dan kualitas serat.
Meningkatnya permintaan membuat harga tetap tinggi, sementara praktik berkelanjutan meningkatkan biaya produksi.
Tantangan |
Keterangan |
|---|---|
Dampak Lingkungan |
Penggembalaan berlebihan dan penggurunan, terutama di Tiongkok dan Mongolia. |
Etika dan Kesejahteraan Hewan |
Konsumen menuntut perlakuan yang manusiawi dan pengadaan kambing yang etis. |
Kompleksitas Rantai Pasokan |
Rantai pasokan multi-negara mempersulit transparansi. |
Volatilitas Harga |
Fluktuasi karena gangguan pasokan dan faktor geopolitik. |
Pemanenan Padat Karya |
Menyisir dengan tangan dan hasil yang terbatas mempersulit kontrol kualitas dan pasokan. |
Praktik Keberlanjutan |
Penggembalaan yang bertanggung jawab dan pencukuran bulu yang etis sangat penting untuk menjaga lingkungan. |
Tren saat ini menunjukkan pergeseran menuju keberlanjutan dan transparansi. Semakin banyak konsumen menginginkan kasmir yang ramah lingkungan dan bersumber secara etis. Merek menggunakan teknologi seperti blockchain untuk melacak rantai pasokan dan membuktikan keaslian produk. E-commerce dan pemasaran digital membantu merek menjangkau pelanggan baru. Pembeli generasi milenial dan generasi Z mendorong permintaan akan produk mewah yang ramah lingkungan. Pasar terus berkembang, dengan peluang baru di bidang pakaian mewah, tekstil rumah tangga, dan pasar negara berkembang.
Tiongkok tetap menjadi eksportir kasmir terbesar, didorong oleh manufaktur maju, permintaan pasar yang kuat, dan fokus pada kualitas. Acara seperti Canton Fair menyoroti semakin besarnya pengaruh Tiongkok dalam produk kasmir mewah. Pasar global akan berkembang, dengan semakin banyak pembeli yang mencari produk yang ramah lingkungan dan beretika. Perubahan kebijakan perdagangan dan persaingan dapat mempengaruhi ekspor di masa depan, namun kepemimpinan Tiongkok terus membentuk industri ini. Pembeli dan merek harus memperhatikan tren dan inovasi baru di pasar yang terus berkembang ini.

Kasmir Cina sering kali terasa lebih lembut dan halus. Mongolia Dalam memproduksi sebagian besar kasmir Tiongkok. Kasmir Mongolia memiliki warna alami yang lebih beragam. Kedua jenis ini menawarkan kualitas tinggi, namun pembeli mungkin melihat perbedaan tekstur dan warna.
Petani biasanya menyisir kambing saat musim semi. Metode ini menghilangkan lapisan bawah yang lembut tanpa melukai hewan. Menyisir membantu menjaga serat tetap bersih dan panjang. Beberapa petani menggunakan pencukuran, namun penyisiran lebih umum dilakukan untuk kasmir kualitas terbaik.
Kambing kasmir hanya menghasilkan sedikit serat yang dapat digunakan setiap tahunnya. Proses mengumpulkan, menyortir, dan membersihkan kasmir membutuhkan waktu dan keterampilan. Faktor-faktor ini membuat kasmir menjadi langka dan lebih mahal dibandingkan wol biasa.
Negara-negara di Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang membeli kasmir Tiongkok dalam jumlah besar. Banyak merek mewah di wilayah ini menggunakan kasmir Tiongkok untuk pakaian dan aksesori.
Pembeli dapat memeriksa label untuk mengetahui kandungan seratnya. Kasmir asli terasa lembut, ringan, dan hangat. Beberapa merek menggunakan sertifikasi seperti Good Cashmere Standard® untuk membuktikan kualitas. Pembeli sebaiknya menghindari produk yang terasa kasar atau berat.
Tiongkok merupakan negara pengekspor kasmir terbesar, dengan Mongolia Dalam sebagai pusat produksi utamanya. Perusahaan-perusahaan Tiongkok memanfaatkan teknologi canggih dan operasi skala besar untuk memproses kasmir mentah menjadi produk berkualitas tinggi, guna memenuhi permintaan global. Meskipun Mongolia adalah eksportir yang signifikan, dominasi Tiongkok didukung oleh populasi kambingnya yang besar, pemrosesan yang efisien, dan komitmen terhadap kualitas. Seiring berkembangnya pasar, keberlanjutan dan praktik etis menjadi semakin penting. Temukan caranya Produk Tekstil Lapangan Mongolia Dalam Co., Ltd. memimpin dalam produksi kasmir berkelanjutan, memastikan kualitas dan tanggung jawab lingkungan. Bergabunglah bersama kami dalam menjelajahi masa depan serat mewah ini bersama IMField.
